Apa Perbedaan Kamera Mirrorless dengan DSLR

Sebagai orang awam, pasti taunya istilah “kamera”, udah gitu saja. Tapi perlu kalian tahu, jika kalian menggeluti bidang fotografi, maka sebenarnya ada banyak jenis kamera yang beredar di muka bumi ini. Sebut saja DSLR, SLR, Mirrorless, Prosumer, dan segudang istilah maupun singkatan asing bagi mereka yang tidak tahu tentang dunia fotografi ini. Jadi, untuk lebih jelasnya kali ini kita akan mengetahui dengan lebih detail perbedaan dari kamera mirrorless jika dibandingkan dengan kamera DSLR. Seperti apakah?

Kamera Mirrorless

Sebenarnya kamera “mirrorless” ini cuma cuplikan dari nama aslinya yang super panjang yaitu Mirrorless Interchangeable Lens Camera atau biasa disingkat MILC maknanya adalah kamera tanpa cermin dengan lensa yang dapat kamu ganti sesuka hati. Sebenarnya, apa maksud dari “tanpa cermin” di atas? Jadi, cermin yang dimaksud adalah cermin pada kamera yang difungsikan sebagai pemantul cahaya dari lensa ke jendela bidik atau viewfinder.

Nah, pada kamera mirrorless ini tidak ada cermin tersebut. Jadi sama halnya saat kita memakai kamera di HP. Cahaya tersebut bakal langsung melewati lensa. Kamera tipe ini memang lebih ringan, praktis, dan ringkas jika dibandingkan dengan si DSLR. Beratnya cukup 450 gram atau bahkan ada yang 204 gram. Beberapa kamera mirrorless juga sangat pas jika kita mengantonginya.

Kamera DSLR

DSLR merupakan singkatan dari Digital Single Lens Reflex. Berbeda dengan kamera mirrorless yang tanpa cermin, maka si DSLR adalah paket lengkap. Ia memiliki cermin tersebut. Karena ia merupakan paket lengkap itulah, maka kamu dapat melihat gambar yang kamu ambil dengan kualitas yang lebih. Lebih cerah, responsif, dan juga lebih jernih. Apalagi, untuk kamu yang memang mendambakan kesempurnaan pada gambar, DSLR memberikan banyak pilihan lensa yang bisa kamu pilih.

Jika secara umum kamera mirrorless memiliki resolusi kamera sekitar 20-an MP, maka kamera DSLR mempunyai spesifikasi lebih tinggi daripada itu. Resolusi DSLR paling tinggi bisa mencapai 50 MP. Juga untuk baterai, kamera DSLR memiliki rentangan kekuatan yang cukup jauh dibanding dengan mirrorless. Kamera ini bisa menangkap 1000 jepretan dalam sekali charge. Sedangkan si mirrorless hanya sekitar 300 sampai dengan 400 jepretan saja.

Jadi, aku harus pilih yang mana, dong?

Nah, untuk kesimpulannya, dari dua jenis kamera tersebut, yang terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhanmu. Kalau untuk video, kebanyakan memang kamera DSLR yang patut diunggulkan. Namun, jika kamu memilih kamera yang tidak ribet dan kamu masih dikategorikan sebagai kameraman pemula, maka sebaiknya pilih kamera jenis mirrorless. Sebagai tambahan, secara umum kamera DSLR memang lebih mahal dari kamera mirrorless. Pilih dengan hati-hati ya! Jangan termakan harga murah. Kebanyakan kamera mirrorless dengan harga murah kualitasnya kurang bagus lho!