Tips – Tips Memilih Power Bank yang Baik dan Awet

Ketika kita terlalu sibuk memainkan ponsel kita, tiba-tiba baterai sudah mau habis. Memangnya berapa waktu yang kita habiskan untuk bermain ponsel? Mulai dari bermenit-menit hingga berjam-jam. Setiap ada waktu luang, hal pertama yang dilakukan adalah memainkan ponsel.

Kita sering tidak sadar memainkan ponsel hingga baterai sudah menunjukkan angka yang kritis. Bahkan handphone terbaru sekalipum jika kita gunakan terus menerus dan pemakaian bersama pengisian ulang yang tidak teratur, baterai ponsel dapat mudah habis.

Disitulah power bank menjadi penyelamat kita. Power bank sangat mudah dibawa kemana-mana sehingga menjadi kebutuhan bagi beberapa orang, terlebih ketika tidak menemukan stop kontak.

Nah, jika Anda berniat untuk membeli power bank, sebaiknya cermati tips-tips ini terlebih dahulu. Jangan sembarangan memilih produk karena bisa jadi produk itu tidak cocok bagi Anda dan ponsel Anda, sehingga nantinya malah rugi sendiri.

Oleh karena itu, untuk memilih power bank yang tepat dan baik, pastikan untuk mengikuti tips dibawah ini!

1. Pastikan kapasitas power bank sesuai dengan baterai ponsel
Hal pertama yang dilihat ketika ingin membeli power bank adalah memastikan kapasitasnya. Ketika akan membeli, sebaiknya pilih power bank yang kapasitasnya dua kali dari kapasitas ponsel.

Ha ini dimaksudkan agar ketika baterai ponsel habis, bisa diisi ulang hingga penuh namun tetap masih ada daya tersisa di power bank untuk digunakan nanti.

2. Pilih power bank dengan nilai arus yang sama dengan ponsel
Semakin besar arus daya yang dialirkan, semakin cepat daya ponsel terisi. Agar pengisian baterai berjalan normal dan baterai tetap awet, pilih power bank dengan nilai arus yang sama dengan ponsel.

Misalnya, apabila arus yang tertera pada charger ponsel membutuhkan 2 ampere, maka power bank yang dibeli pun sebaiknya nilainya sama.

3. Sertifikasi
Dengan adanya sertifikasi, maka power bank bisa dinyatakan telah lolos uji kualitas. Misalnya, FCC untuk standar Amerika atau EC untuk standar Eropa. Ada pula sertifikasi UL yang merupakan salah satu sertifikasi tes untuk produk peralatan elektronik.

Dengan adanya logo-logo sertifikasi di power bank tersebut, tentunya akan lebih aman dan menjamin tidak akan merusak baik ponsel maupun penggunanya.

4. Fitur keamanan
Ketika memilih power bank, pastikan ada fitur keamanannya. Power bank yang ingin dibeli sebaiknya ada fitur Short Sorcuit Protection yang berfungsi untuk mencegah terjadinga korsleting.

Ada pula fitur Over Charging Protection, yang berfungsi menghentikan pengisian daya secara otomatis jika ponsel sudah terisi penuh. Terakhir, ada fitur Temperature Protection yang mendeteksi panas berlebih ketika pengisian daya.

5. Garansi
Power bank yang dibeli haruslah memiliki garansi yang terjamin. Pastikan bahwa garansi tersebut adalah garansi resmi, bukan garansi toko atau sebatas garansi personal. Lebih baik pula untuk memilih power bank dengan jangka waktu garansi yang relatif lama, minimal 6 bukan atau 1 tahun.

6. Merek dan kualitas harus terjamin dan asli
Untuk membeli power bank, pilihlah dengan merek yang sudah dipercaya. Dengan merek dan nama yang terkenal, kualitas power bank pun pasti terjamin. Karena banyak sekali di pasaran beredar produk palsu, sehingga lebih baik berhati-hati.

7. Sesuaikan dengan budget
Hal lain yang penting adalah anggaran. Jika budget kamu cukup, beli saja power bank dengan kualitas yang bagus dan sesuai keinginan. Jika budget masih dirasa kurang, masih banyak powr bank dengan harga terjangkau yang kualitasnya baik.

Nah, setelah membaca tips diatas, pastikan untuk membeli power bank dengan kualitas yang baik dan kompatibel dengan ponsel kamu. Tetapi apabila kamu menjumpai stop kontak, manfaatkan saja agar bisa memperpanjang usia power bank.

Tinggalkan Balasan